Ini Cara Menguasai Vocabullary Yang Paling Efektif




Salah satu syarat agar bisa menguasai bahasa Inggris adalah penguasaan vocabullary yang cukup banyak. Bagaimana mungkin bisa lancar berbahasa Inggris jia tidak memiliki perbendaharaan kata yang cukup.

Untuk Kamu yang belum tahu apa itu vocab / vocabullary, maksudnya adalah perbendaharaan kata / kosakata.

Vocab adalah syarat penting menguasai bahasa Inggris. Pertanyaannya adalah, bagaimana untuk para pembelajar pemula bisa menghafal banyak perbendahaan kata ?

Nah, di artikel ini Saya ingin berbagi sedikit pengalaman kepada Kamu yang ingin memperlancar bahasa Inggrismu dan memperbanyak perbendaharaan kata.

Metode Saya Menguasai Banyak Vocabullary

#1. Belajar Menghafal Dari 1 Kalimat Frase / Kalimat Utuh.

Vocab itu bukan untuk di hafal tapi dipahami. Cara menguasai vocab adalah dengan memahami bagaimana vocab itu digunakan dan bisa difungsikan kedalam suatu frase atau kalimat.

Percayalah, ketika Kamu hanya menghafal saja maka hafalan itu akan cepat pudar dan menghilang.

Agar bisa mengingat vocab secara longterm / dalam waktu yang lama, maka Kamu harus memahami pola vocab itu digunakan.

Dulu Saya pernah membuat target untuk menghafal 10 vocab dalam sehari. Lalu Saya ambil kamus dan mulai menghafal dari abjad A.

Waktu itu Saya menggunakan kamus Inggris – Indonesia. Al hasil tidak sampai sebulan Saya mulai frustasi menghafal. Dan akhirnya Saya stop.

Cara tersebut Saya jamin tidak efektif. Masih lebih bagus jika Kamu mempelajari kosakata dari lagu-lagu berbahasa Inggris.

Kenapa?

Karena kosakata yang ada dalam syair lagu merupakan satu kesatuan kalimat, yang artinya memiliki makna yang dapat langsung Kamu mengerti atau pahami.

Kalau Kamu belajar dari satu frase /  kalimat, maka Kamu akan mengerti bagaimana pola vocab itu digunakan.

Cara terbaik untuk menambah perbendaharaan kosakata bahasa Inggris adalah membaca buku-buku berbahasa Inggris. Membaca adalah cara tercepat untuk menambah perbendaharaan Kamu.

Kamu bisa dapatkan di internet berbagai sumber buku dan novel bahasa Inggris. Mulailah dari yang termudah jika Kamu masih pemula.

Atau jika perlu Kamu baca buku dongeng anak dalam bahasa Inggris. Dulu juga Saya mulai dari buku dongeng anak kok.

Tidak usah gengsi, namanya juga belajar.

#2. Pelajari Phrasal Verb, Phrase, and Idiom.

Bahasa Inggris adalah bahasa yang unik. Mereka memiliki ungkapan yang disebut  phrasal verb. Phrasal verb adalah penggabungan 2 kata atau lebih yang jika digabungkan akan menghasilkan 1 makna baru.

Contoh :

give = memberikan,
up    = atas
Kalau digabungkan menjadi give up , salah jika diartikan “memberikan atas”. Arti sesungguhnya adalah “Menyerah”.

look = melihat
out  = keluar
Kalau digabungkan menjadi look out, salah jika diartikan “melihat keluar”. Arti sesungguhnya adalah “Awas” .

Native speaker, atau penutur asli bahasa Inggris selalu menggunakan phrase dan phrasal verb pada percakapan sehari-hari mereka. Bahasa ini bersifat informal atau tidak resmi. Selain phrase dan phrasal verb mereka juga sering menggunakan idiom atau ungkapan.

Contoh idiom.

Break a leg , kalau diartikan secara kata perkata adalah “mematahkan kaki”, tapi makna sebenarnya adalah “semoga beruntung” atau bahasa lain dari good luck.

atau contoh lain dari idiom adalah kata piece of cake, kalau diartikan kata perkata adalah “selembar kue”, tapi makna sebenanrnya adalah “mudah”.

Kamu bisa pelajari sebanyak mungkin idiom dan phrasal verb. Youtube adalah tempat yang tepat untuk mempelajari banyak idiom dan phrasal verb. Saya punya referensi link dari youtube yang akan memudahkan Kamu belajar banyak phrasal verb.

200 most common phrasal verb in English




#3. Siapkan Daftar List Vocabullary

Saya memiliki daftar list vocab yang pernah Saya pelajari. Setiap Saya pelajari kosakata baru dari sebuah kalimat ataupun pharasal verb, Saya selalu mencatatnya ke dalam sebuah catatan / buku.

Buku tersebut adalah sebagai daftar hafalan kosakata baru Saya.

Memang agak tradisional masih mencatat secara manual. Tapi efeknya cukup bagus pada diri Saya. Karena ketika Saya menemukan kosakata baru, Saya akan cari artinya di kamus / google translate. Kemudian Saya catat ke dalam buku. Lalu Saya baca kembali, atinya ada 3 kali aktifitas otak Saya merekam kosakata tersebut.

Pertama, pada saat Saya mencari tahu maknanya di Google,
Kedua, pada saat Saya mencatat ke dalam buku,
Ketiga, pada saat Saya membaca lagi catatan tersebut.

Kalau Kamu tidak mau mencatat, yah mungkin bisa mencari alternatif lain dengan membuat catatan digital pada smartphone Kamu. Maksimalkan semua tools yang ada.

#4. Pelajari Setiap Hari Dan Membaca Ulang Semua Catatanmu

Saya selalu menyiapkan waktu setiap bangun tidur untuk membaca ulang setiap catatan kosakata yang pernah Saya pelajari.

Agak repot memang tapi percayalah setiap Kamu merefresh semua catatan itu maka ingatan dan hafalanKamu akan semakin kuat.

Saya hanya percaya satu quotes yang selalu Saya pegang teguh,

Repetition is mother of skill

Karena English adalah sebuah skill, maka setiap kamu melakukan repetisi atau pengulangan, maka English skill Kamu akan bertambah labih baik.

Disiplin Dan Konsisten

Disiplin dan konsisten adalah kunci utama. Sebesar apapun niatan Kamu untuk menguasai bahasa Inggris jika tidak memiliki sikap disiplin dan konsisten yang baik maka hasilnya percuma.

Saya bisa karena Saya konsisten belajar dan mencoba belajar disiplin. Memang sulit diawal dalam membangun disiplin belajar, tapi seiring berjalannya wakti jika Kamu konsisten maka semua terasa seperti kebiasaan.

Kalau Saya bisa membangun sikap disiplin, harusnya Kamu juga bisa.




Close Menu