7 Rahasia Belajar Bahasa Inggris Untuk Pemula | 6 Bulan Langsung Jago




Selamat datang untuk Kamu yang mampir di artikel ini.

Jika Kamu ingin menguasai bahasa Inggris tapi tidak tahu harus mulai darimana, maka pilihan Kamu sudah tepat berada di artikel ini.

Di artikel ini Saya akan kupas tuntas tentang dasar-dasar belajar bahasa Inggris, mulai dari pemahaman dasar hingga cara latihan dan prakteknya yang super cepat.

Bisa dibilang artikel ini adalah rahasianya belajar bahasa inggris untuk pemula seperti Kamu yang baru ingin memulai belajar bahasa Inggris.

Pokoknya pantengin terus artikel ini sampai selesai.

Memang agak panjang artikelnya, karena memang tidak Saya singkat agar pemahamannya sampai ke Kamu dengan detail.

Kalau Kamu berharap ini adalah artikel singkat tentang tips ringan belajar bahasa Inggris, lebih baik Kamu selesaikan di sini membacanya.

Karena artikel ini akan menjadi lumayan panjang.

Tapiiiii……

Kalau Kamu memang serius ingin tahu trik bagaimana Saya belajar belajar bahasa Inggris langsung lancar berbicara hanya dalam 6 bulan latihan, maka stay tune di artikel ini sampai kelar.

Ini akan sangat berguna bagi Kamu yang serius mau mengasah kemampuan belajar bahasa Inggris Kamu dengan cepat.

No matter what your english level. ( tidak peduli dimanapun level English Kamu saat ini )

Bahkan jika Kamu masih benar-benar pemula sekalipun.

Jangan di skip bacanya, karena semua tulisan ini berkaitan satu dengan yang lain.

Okay langsung Aja kita mulai pelajarannya.

Awal Cerita Saya Ingin Lancar Berbahasa Inggris

Sebelum Saya masuk ke materi, saya ingin intermezo sedikit  tentang pengalaman Saya belajar bahasa Inggris.

Tiga tahun lalu tepatnya tahun 2016 di bulan Desember, Saya memiliki impian untuk bekerja di Kapal Pesiar. Dan berencana untuk pergi keliling dunia dengan cara bekerja di kapal pesiar.

Seperti yang Kamu tahu, ada syarat untuk bisa bekerja di kapal pesiar, yaitu harus memiliki pengalaman di bidang hospitality dan kemampuan komunikasi yang baik dalam berbahasa Inggris.

Kedua persyaratan tersebut hukumnya mesti , kudu, dan wajib dimiliki oleh calon crew yang ingin melamar bekerja di kapal pesiar.

Untuk pengalaman hospitality Saya sudah punya, karena Saya dulu pernah punya pengalaman bekerja sebagai waiter di salah satu restoran. Nah, permasalahannya adalah bahasa Inggris.

Itu sumber masalah terbesar Saya.

Saya takut dan belum pede jika nanti interview dengan bahasa Inggris. Karna, to be honest pada saat itu kemampuan bahasa inggris Saya masih poor.

Yah gak jelek, jelek amat sih.

Minimal sedikit-sedikit ngerti lah kalau denger orang ngomong pakai bahasa Inggris.

Tapi bingung ketika harus ngomong.

Parahlah kalau disuruh ngomong, blepotan pokoknya.

Singkat cerita, mulai saat itu Saya punya tujuan dan goal yang sangat kuat untuk menguasai bahasa Inggris.

Saya menemukan WHY dan tujuan Saya. Tujuan Inilah yang nantinya menjadi bahan bakar yang akan terus memacu Saya. Bahasa kerennya adalah saya menemukan MOTIVASI untuk menguasai bahasa Inggris.

Saat itu Saya membuat TARGET dan berjanji pada diri Saya. “Saya yakin akan lancar berbahasa Inggris dalam waktu 1 tahun”. Ini adalah janji yang Saya ucapkan kepada diri Saya sendiri.

Dan tidak sampai Setahun, hanya dalam waktu 6 bulan Saya sudah lancar berbicara dalam bahasa Inggris. Wow,… Amazing, even I couldn’t believe it. ( wow luar biasa, bahkan Saya gak percaya ).

Saya sampai terkagum kagum sendiri dan merasa gak percaya dengan kemampuan yang Saya miliki saat itu.

Anyway, Saya sempat lho sampe niat bikin Youtube Channel untuk ngajarin bahasa Inggris.

Karena Saya merasa ini berhasil buat Saya maka Saya ingin sharing apa yang sudah Saya lakukan.

Cuma sayang baru bikin 4 video tidak Saya lanjutkan karena malas bikin kontennya, hahahaha….

Ini adalah contoh video Saya berbicara bahasa Inggris yang sempat Saya upload ke Youtube setelah menjalani metode latihan secara continue.

Pada saat Saya upload video ini Saya merasa amaze sendiri dengan diri Saya.

Saya bilang dalam hati ” Kok Bisa Ya Gue Sekarang Ngomong Pake Bahasa Inggris?”

Padahal beberapa bulan sebelumnya, katro banget speaking skillnya.

Walaupun grammar di video itu blepetan, at least ( setidaknya ) Saya berani mencoba berbicara menggunakan bahasa Inggris dan merekamnya ke dalam video.

Perlu Kamu tahu bahwa Saya tidak mengikuti kursus bahasa Inggris yang mewah seperti EF, LIA, atau bahkan Wallstreet.

Pengen sih, tapi Saya gak punya uang untuk kursus di sana. Akhirnya saya memilih jalan autodidact.

Karena Saya berpikir metode yang Saya jalani ini work buat Saya, kenapa tidak Saya tularkan metode ini.

Thats why, I created this article for you guys, the English Enthusiast. (itulah kenapa Saya buat artikel ini untuk Kamu Guys, Para pembelajar Bahasa Inggris)

My aim is helping people to learn English as fast as possible. (Tujuan Saya adalah membantu orang lain belajar bahasa Inggris secepat mungkin)

Oh iya sebagai info saja, Saya akhirnya lulus tes di kapal pesiar tapi Sayang tidak Saya ambil kesempatan itu karena pacar ( sekarang istri ) melarang Saya kerja ke luar negeri. Hiks..hiks…hiks

Inilah foto kegembiraan saat dinyatakan lulus tes kerja di kapal pesiar ( Hayo tebak Saya Yang mana? ). Yang ngetes interview orang bule langsung guys,… sempet dag dig dug juga waktu itu.

Junaedi-Alwi-lolos-CTI-1024x576

Rahasia 1 . Buat Tujuan & Siapkan Mental

Tujuan

Pernah gak kalian bertanya kepada diri kalian sendiri , seperti :

– Why you must mastering english ?
– Kenapa kamu harus menguasai bahasa Inggris?

– What in’s it for you?
– Apa untungnya bagi kamu?

Pernah terpikir seperti itu? Atau kalian baru mau mulai mencari jawabannya? Or kalian sudah punya jawabannya?

Kenapa sih Saya bertanya seperti itu?

Karena ternyata ini adalah rahasia pertama seberapa cepat Kamu bisa menguasai bahasa Inggris.

Ternyata rahasia awalnya bukan menguasai kosakata, grammar, tenses, atau bahkan speking.

inilah rahasia belajar bahasa inggris untuk pemula seperti Kamu.

Kamu perlu tujuan yang spesifik.

Tujuan akan menjadi motivasi buat kamu agar tetap konsisten mencapai goal yang ingin kamu capai.

Tanpa ada tujuan yang kuat, paling – paling dalam 2 bulan kedepan kamu akan menyerah dan kembali ke persepsi lama, yaitu English is complicated ( bahasa Inggris itu rumit )

And eventually you will said, I am done with English. ( dan akhirnya Kamu akan bilang, Saya nyerah dengan bahasa Inggris )

frustasi-belajar-bahasa-Inggris

Kalau tidak ada tujuan, pikiran bawah sadar kamu tidak punya kewajiban untuk melakukan tindakan.

Tapi kalau kamu punya tujuan yang ingin dicapai, apalagi tujuan itu sangat personal buat kamu. Bisa dipastikan otak kreatif kamu akan mencari cara bagaimana mengakomodasi agar tujuan kamu akan tercapai.

Yes, kamu butuh TUJUAN yang sangat personal. Kalau kamu sudah punya tujuan dan alasan kenapa harus menguasai bahasa Inggris, well done.

Tapi jika kamu belum punya tujuan yang spesifik, sekaranglah buat tujuan kamu yang sangat personal bagi kamu.

Alasan personal adalah alasan yang sangat penting dan sangat berarti buat kamu pribadi. Contoh :

  • Saya ingin menguasai bahasa Inggris karena Saya ingin bekerja di perusahaan asing.
  • Saya ingin bisa bahasa Inggris agar mendapat beasiswa study di luar negri.
  • Saya ingin punya banyak teman dari seluruh dunia.
  • Saya ingin mengembangkan bisnis ke tahap go Internasional.
  • Dan masih banyak lagi alasan dan tujuan- tujuan yang lain.

Dan ingat , tujuan itu sifatnya harus personal dan benar-benar penting buat kamu.

Persiapan Mental

Anyway, artikel ini saya buat dari sudut pandang dari seorang pembelajar, bukan dari sudut pandang pengajar.

Nah, sebagai seorang pembelajar dan sesama pembelajar kita memiliki pengalaman masing – masing dalam hal belajar bahasa Inggris tentunya.

Kenapa di awal artikel ini Saya memberikan materi tentang tujuan dan persiapan mental?

Karena sebagai pembelajar menurut Saya ini adalah hal pertama yang harus kalian pahami sebelum masuk ke materi yang sifatnya teknis.

Sebagai seorang pembelajar, kita perlu persiapan mental. Kenapa ?

Kalau mental kita sudah down, oalah ciloko itu namanya. Kita akan kehilangan motivasi.

Makanya Kita harus bisa membuat mental kita tetap keep on the track.

Bahasa Inggris bukanlah hal yang sulit di pelajari, tetapi bukan hal yang mudah juga untuk dikuasai.

Kalian perlu tricknya agar waktu belajar kalian semakin cepat untuk menguasai.

Guys, sebelum kalian belajar Inggris lebih dalam Saya ingin mengatakan hal ini di awal.

“ Bahasa Inggris itu adalah kemampuan (skill), bukan Pengetahuan”,  Kuncinya adalah praktek.

Artinya, kemampuan itu harus butuh praktek. Bahasa Inggris itu bukan sekedar pengetahuan yang harus dihapal. Kata demi kata, kalimat demi kalimat, tenses demi tenses.

TIDAK SEPERTI ITU !

Praktek, artinya kita menggunakan bahasa Inggris sebagaimana kita menggunakan bahasa Ibu kita, bahasa Indonesia.

Bukan hanya di sekolah, bukan hanya di kelas. Tapi dalam kegiatan sehari – hari.

Nah, celakanya saat kalian melakukan praktek menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, kalian tidak selalu menemui rekanan atau lingkungan yang tepat dan mensupport.

Ada waktunya dimana nanti kalian akan dicemooh, di bully, di ejek, dianggap sok english, dianggap lebay, gak nasionalis, gak cinta bahasa Indonesia dll.

INI NYATA GUYS,…!!!

Dan ini pernah menimpa sebagian besar English learner yang pernah Saya temui, termasuk Saya.

Saya juga gak ngerti , kenapa ada orang yang seperti itu.

Tapi bukan itu saja, bahkan pada saat kita melakukan kesalahan sesama english learner pun ada yang arrogant dengan mengejek hanya karena kemampuan bahasa Inggrisnya mereka sudah diatas kita.

Saya pernah di tertawakan, Saya pernah disindir, saya pernah diejek, dan Saya pernah dianggap sok.

Ada suatu waktu saya salah melakukan pengucapan kata cough, saat itu saya sedang online dalam group call di salah satu platform aplikasi bernama HELLOTALK, kemudian ada yang menertawakan Saya.

Yang menertawakan Saya itu bukan native speaker ( penutur asli / Bule ) yang menertawakan saya melainkan sesama orang Indonesia.

Parah !!!

Nah disitulah mental kalian di uji guys.

Pesan Saya , JANGAN PEDULIKAN MEREKA. IGNORE IT & KEEP GOING. ( Cuekin Aja dan Jangan Berhenti )

I-dont-care

JANGAN PERNAH TAKUT MEMBUAT KESALAHAN.

Sebagai seorang pembelajar kita harus terbiasa membuat kesalahan. Lagipula, memang kenapa kalau kalian membuat kesalahan?

Toh Inggris bukan bahasa Ibu kita, so take it easy guys, no problem. ( jadi, santai aja guys, gak masalah )

Kalau kalian takut membuat kesalahan, kalian tidak akan pernah berani untuk bicara dan praktek. Dan selamanya akan tetap tidak akan berani.

Lawan rasa takut salah itu, ucapkan saja walau salah tidak masalah. Selama kamu terus praktek dan latihan you will getting better ( Kamu akan menjadi lebih baik )

Trust me. ( Percaya deh )

Ini harus Saya sampaikan di awal guys, karena jangan sampai cemoohan mereka membuat kalian down dan menghentikan pembelajaran kalian.

Jadi jangan kaget kalau dalam masa praktek kalian, kalian akan menemui orang orang seperti itu.

Dan pesan Saya jika nanti kalian sudah mahir berbicara dalam bahasa Inggris jangan arrogant, bantulah rekan ataupun siapa saja yang sedang dalam tahap belajar.

So prepare you mental guys. Keep learning. ( jadi, persiapkan mental kalian guys, terus belajar )

And dont be affraid to make mistake. Take it easy. ( Jangan takut membuat kesalahan, santai aja )




Rahasia 2. Masalah Belajar Bahasa Inggris

Saya yakin pembaca artikel ini sebagian besar adalah para beginner (pemula) dan dari intermediate (menengah) level. Karna untuk apa para expert (ahli) membaca artikel ini kalau sudah mahir. Hahahaha

Well, untuk para beginner atau pemula yang baru mau mulai belajar bahasa Inggris, ada yang ingin saya beri tahukan kepada kalian bahwa bahasa Inggris itu unik.

Tentunya kalian pasti sudah belajar dan mengenal bahasa Inggris semenjak di bangku SD kan, atau minimal dari SMP kalian sudah mulai belajar bahasa Inggris.

Pertanyaan Saya adalah :

Apa kalian sudah mahir BERKOMUNIKASI dalam bahasa Inggris?

Tentunya belum, karna kalau kalian sudah mahir maka tidak perlu lagi membaca artikel ini.

Nah pertanyaan selanjutnya,

Bagaimana bisa Kamu sudah belajar bahasa Inggris begitu lama tapi masih belum lancar menggunakan bahasa Inggris untuk BERKOMUNIKASI ?

Apakah kamu berpikir ada yang janggal ?

Ya, tentu saja ini adalah sebuah kejanggalan.

Lalu ada di mana kesalahannya?

Okay jadi begini ceritanya, kita mau belajar bahasa Inggris. Tapi apakah kalian tahu, apa esensi dari bahasa itu sendiri?

Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi.

Sampai sini setuju yah. Lalu, apakah kalian sudah menjadikan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi kalian?

BELUM.

Karna kalian menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dalam kegiatan sehari-hari.

Betul ?

Yah itu dia masalahnya.

Inilah rahasia yang kedua tentang belajar bahasa Inggris.

Karena itulah sampai saat ini Kamu tidak berkembang.

Kalian belajar bahasa Inggris di sekolah hanya untuk lolos tes / ujian.

Kalian tidak pernah menggunakannya untuk berkomunikasi. Kalian fokus belajar dan menghafal banyak vocabulary dan mempelajari tenses, grammar dan hal hal yang memusingkan itu agar kalian bisa lulus tes / ujian.

Benar tidak?

Pelajaran bahasa Inggris yang kalian terima dari sekolah hanya kalian gunakan untuk menghadapi ujian.

Apa yang kalian dapatkan di sekolah tidak pernah kalian praktekan untuk berkomunikasi.

Itulah permasalahannya!

Itu yang membuat kalian menjadi seorang yang passive English.

Apa itu passive English ?

Passive English adalah kondisi dimana kalian bisa menangkap sebuah komunikasi dalam bahasa Inggris tapi kalian tidak mampu untuk menjawabnya.

Artinya komunikasinya hanya satu arah.

Biasanya kondisi seperti ini dimiliki oleh English learner di level intermediete. Inilah yang menyebabkan kalian merasa kesulitan pada saat one on one berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan bule dan native speaker.

Hal yang seperti ini dulu pernah Saya alami.

Mungkin temen-temen pembaca yang sudah dalam tahap menengah / intermediete juga pernah mengalami hal yang sama seperti Saya, contohnya seperti :

  • Ngerti artinya tapi susah ngomongnya
  • Kalau mau ngomong harus translate dulu dari Indonesia ke Inggris
  • Nyari kata – perkata dalam dalam pikiran lalu mentrasnlatekannya ke English
  • Selalu mikir tensis & grammar di dalam pikiran ( sudah bener belum yah )
  • Pernah ingat vocabularynya tapi saat komunikasi seperti blank, mulut seperti terkunci

Dan masih banyak lagi contoh yang lain.

Hayo ngaku, siapa yang pernah kayak gitu waktu conversation in English?

Jika kalian suda pada tahap ini kabar baiknya adalah skill listening kalian sudah bagus pada tahap ini.

Oh Anyway, sudah sampai sepanjang ini kok Saya belum mengeluarkan tehnik belajarnya?

Santai Guys…

Alasannya adalah sebelum Saya berikan teknik belajarnya, Kamu harus paham dulu permasalahan Kamu yang membuat Kamu sampai saat ini belum bisa – bisa menguasai bahasa Inggris.

Santai saja, ikuti dulu alur artikel ini, sampai nanti Kamu akan merasakan pencerahan dari stori ini.

Setelah Kamu tercerahkan, barulah Saya akan berikan teknis-teknisnya.

Oke kita lanjut dulu ke pembahasan selanjutnya.

Pembahasan selanjutnya ini adalah rahasia penting yang harus Kamu tahu tentang Bahasa Inggris.

Rahasia 3. Urutan Belajar Bahasa Inggris

Bahasa adalah sebuah alat untuk komunikasi.

Kita tentu setuju dengan statement ini.

Dan ini adalah goal kita semua para English learner, yaitu menjadikan bahasa Inggris menjadi alat komunikasi kita agar terhubung dengan dunia Internasional.

Memiliki kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris artinya kita mempunyai kesempatan yang besar untuk terkoneksi dengan dunia Internasional.

Bahasa Inggris menjadi bahasa universal yang digunakan hampir di seluruh negara di dunia untuk berkomunikasi.

Tapi gimana metode efektif untuk bisa menguasai bahasa Inggris?

Sebelum kita masuk ke metode, kita harus tahu tahapan belajar bahasa Inggris secara alami. Karna dengan tahapan inilah kemampuan bahasa Inggris kita akan sangat cepat berkembang.

Ada 4 tahapan skill / jurus yang harus kalian kuasai untuk menguasai bahasa Inggris, yaitu :

  • Listening skill , kemampuan mendengar
  • Speaking skill, kemampuan berbicara
  • Reading skill, kemampuan membaca
  • Writing skill, kemampuan menulis

skill-dalam-bahasa-inggris

Yah, itu saja 4 jurus yang harus kalian kuasai. Harga yang harus kalian bayar untuk mendapatkan ke 4 skill tersebut adalah :

  • Praktek, praktek, praktek
  • Jangan takut salah
  • Jangan malu
  • Jangan berhenti

Saya sudah pernah mengatakan sebelumnya bahwa bahasa Inggris bukan sebuah pengetahuan melainkan skill.

Skill itu perlu di asah, dan cara mengasahnya adalah dengan praktek.

Tanpa praktek jangan harap kalian bisa menguasai bahasa Inggris.

Kalian pernah ingat bagaimana caranya belajar mengayuh sepeda. Oke, katakanlah ada sebuah buku pengetahuan untuk mempelajari cara mengayuh sepeda, caranya adalah sebagai berikut :

  1. Duduklah di atas jok sepeda dengan sikap yang tegak, dan pandangan ke depan
  2. Letakkan tangan Anda di gagang stir / kemudi
  3. Kaki kanan berada di pedal siap untuk mengayuh
  4. Kaki kiri menginjang ke bumi bersiap untuk menjaga keseimbangan
  5. Kayuh kaki kanan Anda sembari kaki kiri menginjak pedal
  6. Jaga keseimbangan, dan terus kayuh secara bergantian kiri dan kanan
  7. Maka Anda kini sudah bisa mengayuh sepeda.

Apakah pernah belajar sepeda dengan cara seperti itu?

Hell no absolutely. Its weird. ( Pasti gak lah, Aneh )

Mengayuh sepeda adalah sebuah skill /  keterampilan.

Kalian perlu praktek, hanya dengan membaca saja tidak akan cukup untuk menguasai ketrampilan mengayuh sepeda.

Bahasa Inggrispun demikian.

Butuh praktek secara terus menerus agar syaraf motorik kalian familiar dengan berbagai vocabulary , pattern, dan konteks kalimat.

Selama ini kita belajar bahasa Inggris tahapannya terbalik di sekolah.

Kenapa Saya bilang terbalik?

Okay kita akan amati bagaimana dulu kita belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa Ibu.

Pada saat kita masih berumur 0 – 3 tahun, tentu kita belum tahu bahasa Indonesia, artinya kemampuan bahasa Indonesia kita masih nol apalagi mengenal baca dan tulis.

Pada sesusia itu kita hanya bisa melihat, memperhatikan, dan mendengarkan orang-orang disekeliling kita.

Awalnya kita tidak tahu bagaimana cara menyampaikan ide, pikiran, dan pesan yang ingin disampaikan.

Senjata kita hanyalah menangis. Namun lambat laun kita menyerap semua informasi bahasa melalui mata dan telinga kita. Kita belajar bagaimana bunyi / suara dari suatu pesan.

Otak kita merekamnya dan terus menerus merekam hingga akhirnya kita familiar dengan kata –kata baru.

Yang kita lakukan hanyalah mendengar dan melihat untuk menyerap informasi bahasa, lalu otak kita menganalogikan dan menerjemahkannya menjadi suatu pemahaman baru.

Hal ini tidak terjadi sekali atau dua kali, tapi melalui proses repetisi yang sangat banyak.

Pada saat kita sudah familiar, kita mulai belajar mengucapkan.

Apakah saat pertama kali langsung lancar dan jelas dalam pelafalan ?

Tentu saja tidak, semua butuh proses hingga akhirnya kita bisa melafalkannya dengan jelas.

Setelah kita TK ataupun SD kita baru mengenal huruf dan belajar baca / tulis. Tapi apakah waktu TK sebelum bisa baca / tulis kita tidak bisa bicara?

Tentu tidak!

Justru kita belajar mendengar dan berbicara terlebih dahulu sebelum kita belajar membaca dan menulis.

Artinya tahapan kita belajar bahasa pertama kita dengan cara:

  • Mendengar / memperhatikan
  • Berbicara
  • Membaca
  • Menulis

Sama seperti tahapan belajar bahasa inggris yang saya tulis di atas bukan?

Lalu tahapan belajar bahasa Inggris yang kita pelajari di sekolah lebih banyak sesi reading dan writing dan belajar grammar / tensis.

Esensi bahasanya malah hilang sama sekali.

Bahkan jarang sekali ada sesi listening dan conversation di kelas. Artinya kita tidak menempatkan bahasa Inggris menjadi alat untuk komunikasi di sekolah.

Thats why your comunication skill in English still poor till right now. (Itulah mengapa kemampuan komunikasi kalian dalam bahasa Inggris masih buruk sampai sekarang.?

Make sense right?
Masuk akal kan?

Kalian juga harus tahu tahapan pembelajaran / tangga pembelajaran agar kalian bisa mengetahui dimana posisi kalian saat ini. Tangga pembelajaran adalah sebagai berikut :

  • Unconcious Incompeten, tidak tahu dan tidak bisa.
    Analoginya pada saat 0 tahun kalian belum tahu bahwa bahasa Indonesia itu ada dan pastinya kamu belum bisa menggunakan bahasa.
  • Concious Incompeten, tahu tapi belum bisa.
    Analoginya pada saat 0 tahun kalian mulai menyadari bahwa orang sekitar kalian menggunakan bahasa, artinya pada tahap ini kalian sudah tahu ada bahasa untuk berkomunikasi tapi kalian masih belum bisa dan hanya baru tahu saja.
  • Concious competen ,Tahu dan baru bisa.
    Analoginya kalian sudah berumur 0-1 tahun, dimana kalian sudah tahu ada bahasa untuk berkomunikasi, dan kalian sudah mulai bisa komunikasi namun masih secara sadar tidak otomatis seperti harus mikir dulu untuk berbicara.
  • Unconcious competen, tahu dan sudah bisa.
    Analoginya kalian sudah tidak perlu mikir lagi, kalian berbicara dan berkomunikasi secara otomatis tanpa harus berpikir keras.

Nah kira – kira ada di mana level bahasa Inggris kalian?




Rahasia 4. Tak Ada Rumus Yang Pasti Di Bahasa Inggris

English adalah bahasa yang aneh dan tidak punya kejelasan seperti bahasa Indonesia.

Dalam bahasa Indoensia abjad dari A –  Z semuanya konsisten dalam bunyi contoh huruf A :

Ayah                      dibaca                   Ayah
Anak                      dibaca                   Anak
Galah                    dibaca                   Galah
Gerobak              dibaca                   Gerobak

Sangat konsisten bukan, bahasa Indonesia terhadap  bunyi abjad? Tidak ada perubahan bunyi dalam abjad A di bahasa Indonesia.

Coba bandingkan dengan English Letter, abjad A / vowel A , contoh :

Apple                    dibaca                   epel
Car                         dibaca                   Kar
Small                     dibaca                   smol

Dalam 3 contoh diatas, abjad A di bahasa Inggris pelafalannya bisa berubah menjadi e, a, dan o.

Atau contoh lain:

One                       dibaca                   wan
Two                       dibaca                   cu
George                 dibaca                   jors
Humble                dibaca                   hambel

Hayo,… gimana rumus cara bacanya? Hahahaha

Melihat contoh diatas bisa disimpulkan bahwa mepelajari bahasa Inggris sangat berbeda jauh dengan mempelajari bahasa Indonesia.

Karna dalam bahasa Inggris tidak ada konsistensi bunyi huruf di dalamnya.

Belajar bahasa Inggris nggak seperti belajar Matematika, seperti 1+1 =2, tidak bisa seperti itu.

Karna tidak ada rumus yang pasti dalam belajar bahasa Inggris, maka Kamu harus belajar sesuai dengan konteks kalimat.

Kalau kalian hanya belajar kata – perkata dalam menghapal vocabulary maka kalian akan kesulitan dalam mengartikan kata dalam suatu kalimat.

Contoh :

She said that He is handsome
that disini artinya bahwa

That is my pen
that disini artinya itu

He work so hard that he tired
that disini artinya sehingga.

Dalam 3 konteks kalimat yang berbeda terdapat 3 arti dan makna yang berbeda juga.

Untuk itu kalian tidak bisa mengartikan kata dalam bahasa Inggris 1 per satu , karna setiap kata akan memiliki makna yang berbeda di setiap konteks kalimat yang berbeda pula.

Untuk temen – temen yang sudah di level intermediete mungkin tidak akan kaget dengan hal ini, tapi mungkin teman –temen yang masih baru belajar akan berpikir bahasa Inggris itu rumit.

Tenang aja guys, dengan adanya artikel ini, Saya akan bantu kalian sehingga belajar kalian menjadi lebih mudah.

Sementara ini, terima aja dulu materinya, dipembahasan selanjutnya Saya akan bongkar cara belajar yang lebih mudah tanpa kalian harus hafalin rumusnya satu persatu.

Rahasia 5. Listening Section

Akhirnya kita masuk ke metode inti.

Yup metode Inti yang bakal bikin kamu cepat belajar , metodenya adalah dengan cara listening.

Metode ini Saya pelajari dari EffortlessEnglish.com buah karya dari A.J Hoges seorang tutor pengajar bahasa Inggris terkemuka dari San Fransisco, Amerika.

Bisa dikatakan ini adalah metode utama / rahasia dari keseluruhan isi artikel ini. Inilah cara terbaik mempelajari bahasa Inggris dari berbagai metode yang pernah saya coba.

Metode ini adalah metode alamiah tubuh manusia untuk menguasai bahasa.

Cara ini sudah saya praktekan di 6 bulan pertama saya. Hasilnya luar biasa. Target Saya adalah  1 tahun agar Saya lancar berbahasa Inggris, tapi baru dalam 6 bulan Saya sudah pede bicara dengan para native speaker.

Kenapa listening bisa sangat membantu?

Karena, listening adalah cara alamiah tubuh manusia dalam mempelajari bahasa.

Kalian ingat analogi bagaimana seorang bayi bisa mempelajari bahasa di pembahasan sebelumnya?

Sebagian besar mereka melakukan listening section selama berbulan bulan. Mereka menyerap semua percakapan orang – orang di sekitar mereka.

Cara kerja listening ini kira – kira sebagai berikut :

  • Bayi menangkap kosa kata baru yang dia terima dari orang di sekitarnya
  • Kemudia si bayi akan mengasosiasikannya dengan kejadian yang terjadi
  • Kemudian dia membuat kesimpulan dan mengartikannya menjadi sebuah makna

Kalau kita sederhanakan siklusnya akan menjadi seperti ini :

Mendengar –>Asosiasikan –>Menyimpulkan

Di awal awal pembelajaran si bayi, kosa kata yang mereka dapatkan sifatnya masih passive.

Artinya dia paham tapi belum bisa menggunakan kosa kata tersebut. Baru dalam tahap paham saja atau dalam tangga pembelajaran ini masih dalam tahap concious incompeten.

Tahap seperti ini adalah tahap yang harus kalian jalani / tempuh.

Kalian butuh asupan material bahasa Inggris sama seperti si bayi tentunya dalam jumlah yang massive untuk membuat otak kalian familiar dengan bunyi / pelafalan / pronounciation in English.

Intinya listening adalah untuk membuat otak kalian familiar dengan bahasa Inggris. Itu tujuannya.

Lalu untuk membuat vocabulary kalian menjadi aktif kalian harus praktek dan mencoba apa yang sudah kalian dengar.

Cara tesnya yah kalian harus mencari lawan bicara kalian / partner. Tapi ini adalah tahap selanjutnya, di 1 bulan hingga 2 bulan pertama kalian tidak butuh untuk mempraktekan, yang kalian butuh adalah listening sebanyak mungkin di 2 bulan pertama.

Kemudian di bulan ke 3 silahkan kalian cari partner / lingkungan yang menunjang untuk kalian praktek speaking.

Saran saya ikutilah komunitas english / english club yang ada di kota kalian. Itu akan membantu kalian terbiasa mendengarkan material dalam bahasa Inggris.

Anyway, jika Kamu tinggal di Jakarta, Kamu bisa datang ke komunitas bahasa Inggris dimana Saya ikut didalamnya.

Nama komunitas bahasa inggris ini bernama Britzone. Kamu bisa dapatkan infonya di official instagram mereka di @britzoneid

english-club-community

English club Britzone itu gratis , Kamu tinggal datang saja kesana langsung. Dalam seminggu ada 3 kelas yaitu :

  • Kelas Selasa Malam ( jam 18.30 – 20.00 )
  • Kelas Rabu Malam ( jam 18.30 – 20.00 )
  • Kelas Sabtu Siang ( jam 11.00 – 13.00 )

Untuk alamatnya Kamu bisa cek langsung account instagram mereka.

Saya masih sering datang lho ke sana, siapa tahu kita bisa ketemuan di sana.

Atau kalian bisa dapatkan materi Inggris secara online di internet. Di sana banyak sekali sumber sumber yang kalian butuhkan seperti audio book, video, mp3 dsb.

Dalam latihan listening ini ada beberapa fokus yang harus kalian perhatikan, yaitu :

  • Pronunciation / pelafalan
  • Understanding / meaningfull

Pronunciation

Pronunciation adalah pelafalan.

Ini adalah hal dasar / basic yang sangat penting dalam berkomunikasi.

Saat berkomunikasi melafalkan kata dalam bahasa Inggris haruslah jelas karna pronunciation yang salah akan membuat arti dan penafsiran yang salah pula.

Contoh :

Car –> Mobil       pelafalannya adalah “Kar”, tidak boleh menjadi “Ker” , karna ker ( care ) artinya peduli.

Pada saat listening section pilihlah materi yang menyediakan subtitle. ( text )

Selain kalian bisa mengetahui dan mendengarkan bagaimana pelafalannya, dengan adanya subtitle kalian juga bisa melihat bagaimana penulisannya.

Jadi kalian dapat double manfaat. Saya biasanya belajar menggunakan audio book / video yang ada subtitle Inggrisnya, bukan subtitle Indonesia yah !

Fokuslah pada cara melafalkan atau bunyi yang dihasilkan oleh native speaker.

Perhatikan bagaimana native speaker mengucapkannya. Kalian tidak perlu terlalu serius saat belajar mendengarkan, karna itu akan mendistorsi otak kalian.

Rileks saja, sama seperti kalian mendengarkan lagu yang kalian suka.

Pada saat rileks, otak kalian bekerja lebih maksimal ketimbang terlalu memaksakan diri. Sama seperti halnya anak bayi, mereka enjoy saja saat menyerap segala percakapan di sekitar mereka.

Meaningfull

Pada saat mendengarkan sebuah audio book / video. Usahakan kalian menyiapkan buku kamus / kamus online.

Buat daftar vocabularry / kosakata baru yang kalian pelajari dari sebuah materi.

Berusahalah mencari arti / terjemahan dari materi tersebut.

Bermain – mainlah dengan materi tersebut. Hingga pada saatnya kalian mengerti keseluruhan dari materi yang kalian pelajari.

Jangan fokus pada grammarnya, acuhkan saja dulu yang penting kalian paham maksud dari materinya.

Goal kalian di tahap ini hanya itu saja.

Jangan merusaknya dengan kalian menganalisa grammar yang ada pada materi tersebut.

Karna belum saatnya kalian belajar itu. Lagipula nantinya kalian tidak butuh belajar grammar, karna kalian akan belajar secara tidak sadar dan tanpa kalian sadari kemampuan grammar kalian akan meningkat.

Pokoknya pesan Saya jangan fokus pada grammar. Fokus saja pada pronunciationnya dan understanding / meaningfull.




Rahasia 6. Deep Learning

Deep learning adalah proses belajar secara mendalam, seperti halnya pendalaman materi.

Artinya begini, ketika kalian belajar 1 hal materi bahasa Inggris, kalian fokus pada 1 hal tersebut hingga kalian benar – benar menguasainya.

Layaknya melakukan pengulangan pada satu materi hingga kalian benar – benar mantap  dalam pemahaman materi tersebut.

Seperti contohnya, Saya. Ketika Saya belajar satu audio bahasa Inggris, Saya mempelajar audio tersebut dengan mendalam atau deep learning.

Saya lakukan pengulangan dalam jumlah waktu yang banyak. Saya tidak akan mempelajari hal lain sebelum Saya menguasai materi tersebut.

Inilah yang saya maksud dengan deep learning.

Bisa dikatakan cara belajar bahasa inggris untuk pemula yang paling efektif adalah terus mengulang ulang materi belajar.

Ingat bahasa Inggris adalah skill, Ibu dari semua skill adalah repetisi (pengulangan).

repetition-is-mother-of-skill

Untuk mempelajari 1 materi, Saya menghabiskan waktu 3 jam sehari hanya untuk listening dan repetition (pengulangan) pada materi yang sama.

Biasanya saya memberikan waktu 1 minggu untuk mempelajari hal yang sama.

Bayangkan saja, 3 jam dalam sehari selama 1 minggu hanya mendengarkan materi yang sama.

Artinya saya menghabiskan waktu 21 jam selama seminggu untuk mempelajari hal yang sama.

Ini adalah bentuk persistensi yang harus kalian bangun untuk membuat kalian terbiasa mendengar bahasa Inggris.

Tidak ada cara sebaik ini , SAYA BISA JAMIN INI ADALAH CARA TERBAIK BELAJAR BAHASA INGGRIS.

Mengapa Deep Learning Penting?

Deep learning adalah pondasi.

Seperti  yang sudah Saya ilustrasikan sebelumnya bahwa belajar bahasa Inggris sama seperti kalian belajar sepeda. Kalian harus banyak praktek.

Praktek yang terus menerus secara mendalam (deep learning) akan menjadi pondasi database bahasa Inggris Anda di dalam otak Anda yang akan membuatnya semakin otomatis.

Tapi satu yang menjadi catatatan dalam praktek belajar bahasa inggris untuk pemula, yaitu

Sebelum praktek speaking, perbanyak dahulu praktek listening.

Setiap Kamu melakukan pengulangan praktek, akan ada 1 sel neuron baru yang tumbuh dalam otak.

Dan begitu seterusnya hingga sel neuron tersebut menjadi semakin banyak dan kokoh setiap kalian melakukan pengulangan.

Kalau kita umpamakan, sekarang ini neuron bahasa Inggris Kamu masih sangat sedikit yang terbentuk di otak.

Itulah mengapa Kamu kesulitan memahami bahasa Inggris. Dan untuk itu Kamu perlu memperbanyak jaringan sel neuron bahasa Inggris di otak.

Simplenya seperti itu.

Deep learning menjadi sangat penting karena inilah gerbang awal otak kalian belajar dan merekam.

Di tahap inilah otak kalian akan bekerja untuk memahami dan proses untuk membuat otak kalian semakin familiar dengan bahasa Inggris.

Yang kalian butuhkan dalam tahap ini adalah, fokus pada satu materi.

Lakukan banyak pengulangan pada materi tersebut.

Kalau kalian tidak kuat untuk belajar 3 jam sehari, tentukan berapa waktu yang akan kalian investasikan untuk belajar bahasa Inggris dalam 1 hari. Apakah 2 jam sehari? 1 Jam sehari? Atau 30 menit sehari?

Terserah kalian, kalian yang menentukan sendiri.

Semakin banyak pengulangan yang kalian lakukan, tentu akan semakin cepat kalian familiar dengan bahasa Inggris.

Simple.

Rahasia 7. Jangan Belajar Grammar

APAAAAAA……. JANGAN BELAJAR GRAMMAR?

Kok bisa sih ?

Eits, sebentar tahan dulu.

memang benar rahasia ke 7 belajar bahasa inggris untuk pemula memang tidak dianjurkan belajar grammar.

Tapi kan grammar penting!

Yes, betul banget.

Tapi untuk pemula ini bukan hal TERPENTING.

Kalo mau lancar komunikasi dalam bahasa Inggris, please sementara ini singkirin dulu dogma tentang belajar grammar.

Kalau kalian belajar grammar di awal awal belajar bahasa Inggris, yang ada otak kalian akan pusing dengan aturan – aturan serta formula yang ada di dalam grammar itu sendiri.

Came on Man, native speaker (penutur asli alias bule ) gak belajar grammar.

Mereka bahkan gak banyak tahu tentang grammar.

Ini serius.

Seorang penutur asli / native speaker gak mengenal grammar.

Mereka belajar grammar ketika mereka sudah di bangku kuliah, minimal di high school / SMA.  Mereka tidak belajar grammar tapi langsung praktek.

Dalam komunikasi sehari-hari, bahkan mereka tidak selalu menggunakan grammar dengan benar. And it’s true, A.J Hoges said that.

Karna sejatinya dalam bahasa Inggris bukan masalah benar atau salah, tapi lazim atau tidak lazim.

Memang saat sekolah setiap belajar kita selalu di cekoki belajar grammar di kelas. Tapi apa hasilnya ?

Apakah kalian udah lancar speaking in English saat ini ?

Hell No !!! Mostly No. ( Gak, Kebanyakan Gak )

Belajar grammar bukanlah cara pintas untuk kalian lancar berbahasa Inggris, justru ini akan membuat kalian bingung.

So , please far away  from learn grammar for a while. ( please, jauhin sementara belajar grammar )

Ada waktunya kalian perlu belajar grammar tapi tidak di awal pembelajaran kalian.  Di awal pembelajaran kalian, kalian butuh nutrient english dengan metode listening & deep learning.

Thats all.

Apakah kalian menyadari bahwa para balita di Amerika & Inggris sana tidak belajar grammar tapi kemampuan grammar mereka lebih bagus dibanding kita yang belajar grammar lebih lama.

Lalu bagaimana cara mereka melakukannya?

Yang para balita itu lakukan adalah mengakuisisi bahasa pertama mereka.

Mereka belajar grammar secara intuitif dan otomatis melalui seluruh indra mereka khususnya pendengaran mereka.

Apakah sesimple itu ? Yes sesimple itulah cara kerjanya.

So please, keep your grammar book right now, and start to listen much more english material. Yes, singkirkan dulu buku grammarnya, dan mulai sesi listening dari sekarang.




Tips Cara Belajar Bahasa Inggris Untuk Pemula

Okay sekarang Kamu sudah tahu rahasia-rahasia menguasai bahasa Inggris itu seperti apa.

Sekarang bagaimana langkah konkrit atau metode latihannya agar bisa lancar seperti Saya hanya dalam waktu 6 bulan?

Okay, Saya akan bagikan metode tips cara belajar bahasa Ingris untuk pemula seperti yang sudah Saya janjikan di awal.

Inilah metode yang Saya lakukan untuk bisa fasih berbahasa Inggris hanya dalam 6 bulan latihan.

  • Pilih satu materi di Youtube yang Kamu pikir menarik dan Kamu sukai.Pilihlah yang durasinya pendek, dan mulai dari yang termudah dulu.Untuk materi yang Saya rekomendasikan untuk Beginner adalah VCAN, Silahkan klik link ini untuk mengakses videonya.
  • Pelajari 1 materi tersebut untuk minimal satu minggu ke depan secara konsisten.  Pelajari terus secara berulang ulang tiap harinya.
  • Minimal belajar adalah 30 menit setiap harinya. Tidak boleh kurang, lebih dari 3o menit dianjurkan untuk hasil lebih baik.
  • Hal yang pertama Kamu pelajari adalah pemahaman tentang arti dari isi materi, so Kamu membutuhkan Kamus untuk mencari tahu kosakata yang belum kamu tahu.Catat dalam satu catatan kecil sehingga ketika Kamu lupa, kamu bisa membukanya lagi.
  • Setelah Kamu mengerti semua arti dari materi tersebut, latihlah pelafalannya.Caranya adalah dengan mengikuti dan mengucapkan kembali setiap kata yang Kamu dengar dari materi tersebut. Tirulah nada serta penekanannya, kalau perlu logatnya sekalian.
  • Ketika Kamu sudah bisa mengerti, dan bisa melafalkan dengan sempurna , maka tingkat selanjutnya adalah coba ceritakan kembali.Tidak perlu perfect, setidaknya Kamu bisa menceritakan ulang versi Kamu sendiri dan tidak harus  100% sama dengan yang ada di materi.Mungkin di awal Kamu akan merasa kesulitan tapi seiringnya waktu Kamu akan bisa menguasai. Intinya adalah latihan secara.

Apa tanda Kamu sudah paham materi tersebut?

Kamu tahu seluruh isi tanpa teks lagi, bahkan hafal semua percakapan materi tersebut di luar kepala beserta dengan artinya dengan sangat mudah. Itulah tanda-tanda bahwa Kamu sudah paham dengan materi tersebut.

Bagaimana jika hanya dalam 3 hari Saya sudah bisa paham semua materi tersebut?

Apakah boleh lanjut ke materi baru? Jawabannya tidak, tetap lakukan pengulangan materi sampai seminggu minimal, walalupun Kamu sudah bosan sekalipun.

Bagaimana jika dalam 1 minggu, Saya belum juga paham 100%? jawabannya adalah perpanjang masa pembelajarannya satu minggu ke depan menjadi 2 minggu.

Kalaupun 2 minggu tidak cukup tambah sampai 3 minggu,  dan maksimal 1 bulan.

Apakah hanya mendengar saja bisa langsung pandai bicara? Bisa, asalkan Kamu melakukan hal ini untuk 3 bulan kedepan dengan konsisten. Tidak ada alasan untuk tidak latihan.

Ini bukan hal yang mudah, karena musuhnya adalah mengalahkan rasa malas dan bosan. Selain itu ada ego pribadi yang selalu menggoda untuk mempelajari materi baru sebelum masa latihan selesai.

Seberapa cepat kamu lancar berbicara bahasa Inggris tergantung dari porsi latihan Kamu. Saya sendiri memberikan target 3 jam sehari untuk belajar setiap harinya.

Penutup

Lakukan latihan ini secara konsisten selama 6 bulan ke depan.

Cara ini sudah terbukti berhasil oleh lebih dari 40.000 orang di seluruh dunia ( murid dari effortless English ) A.J Hoges selaku penemu metode ini.

Jika Saya bisa.

Jika 40.000 orang lain juga bisa.

Seharusnya Kamu pun pasti bisa.

Cepat atau lambat itu cuma tinggal porsi latihan saja yang membedakan.

Kalau Kamu tekun dan rajin praktek bukan tidak mungkin kemampuan Kamu akan jauh melebihi Saya.

Singkat Kata selamat belajar, Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menginspirasi. Silahkan share jika Kamu rasa ini bermanfaat.




Close Menu